Saturday, December 22, 2018

5 Hal Tak Terduga yang Bisa Sebabkan Bibir Pecah-Pecah


Beberapa orang memiliki kulit yang relatif sehat, namun bermasalah dengan bibir kering hingga pecah-pecah. Segala jenis solusi sudah dicoba, tetapi tak kunjung memberikan hasil sesuai keinginan. Kalau begitu, mungkin yang harus dicari tahu adalah penyebabnya.

Bibir pecah-pecah bisa disebabkan berbagai faktor, antara lain gizi tak seimbang, dehidrasi, hingga alergi terhadap produk tertentu. Misalnya saja pasta gigi atau kandungan di dalam lipstik.

Berikut ini kami tampilkan beberapa kemungkinan penyebab bibir pecah-pecah yang jarang diduga, dilansir dari Boldsky dan The Huffington Post.

1. Pasta Gigi

Menurut DermNet New Zealand, pasta gigi mengandung perisa buatan yang bisa menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Kadang alergi berupa cheilitis (bibir bengkak) atau stomatitis (mulut bengkak). Dalam beberapa kasus, reaksi alergi yang terus berulang menyebabkan kulit bibir pecah-pecah. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita daripada pria.

Jika Anda mengalami bibir pecah-pecah yang tak kunjung sembuh, tak ada salahnya mencoba mengganti pasta gigi yang biasa dipakai. Pilih pasta gigi dengan bahan herbal untuk pencegahan.

2. Kebiasaan Menjilat Bibir

Menurut Jessica Wu, MD., menjilati bibir tidak akan menjadikan bibir lebih lembap. Ludah akan mengering dalam waktu singkat dan bibir jadi lebih kesat daripada semula. Pasalnya cairan ludah memang cukup keras, bisa menjadikan bibir kering.

"Ludah berfungsi untuk mencerna makanan. Karena itulah bisa menjadikan bibir kering."

3. Lip Balm

Dalam banyak kasus, stik pelembap bibir ini justru menyebabkan bibir semakin kering. Ada dua hal yang kemungkinan menjadi penyebabnya. Pertama, kandungan agen oklusif yang berfungsi menahan kelembapan tidak seimbang dengan kadar humektan seperti gliserin dan hyaluronic acid. Menurut Leslie Baumann, MD., jika humektan tidak dikombinasikan dengan agen oklusif seperti lilin lebah dan shea butter, kulit bibir akan semakin kering.

Kemungkinan kedua, lip balm mengandung bahan-bahan yang bisa membangkitkan reaksi alergi seperti menthol, alkohol, vitamin E, dan pewangi berlebih. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan madu atau minyak tumbuhan yang lebih cocok dengan kulit.

4. Long-wear & Matte Lipstick

Cybele Fishman, MD. mengatakan jika long-wear lipstick juga bisa menyebabkan bibir kering. Begitu juga dengan lipstik matte yang bisa menjadikan bibir kesat. Saat kulit bibir sedang bermasalah, sebaiknya hentikan penggunaan lipstik matte atau long-wear terlebih dahulu.

Gunakan salep yang mengandung emollient atau madu alami untuk mengobati bibir kering.

5. Menarik Kulit Bibir yang Terkelupas

Eksfoliasi memang penting untuk peremajaan kulit bibir. Tetapi jangan sekali-sekali melakukan hal ini pada saat kulit bibir sedang mengelupas. Menarik lepas kulit yang mengelupas dengan tangan justru bisa menyebabkan infeksi. Akibatnya, kondisi bibir kering jadi semakin parah.

Anda disarankan untuk tidak melakukan eksfoliasi lebih dari sekali dalam seminggu. Jika kulit termasuk sensitif, lakukan dua minggu sekali. Gunakan eksfoliator yang lembut seperti enzyme peel, parutan nanas, atau pepaya lumat.

0 comments:

Post a Comment