Sunday, March 31, 2019

Yuk, Ikuti 4 Tips Ini Sebelum Kamu Membeli Lampu Senter

sumber : Shopee.co.id

Ketika listrik padam tentunya penglihatan matamu akan berkurang karena semua lampu mati. Karena itu kamu perlu memiliki senter untuk berjaga-jaga ketika terjadi listrik padam. Selain itu lampu senter juga sangat diperlukan ketika sedang terjadi bencana atau keadaan darurat seperti melihat hal mencurigakan di area taman rumahmu yang memiliki lampu taman kurang terang.

Pasti kamu akan merasa bingung ketika memilih lampu senter yang cocok dan terang. Karena berbagai lampu senter memiliki banyak fitur dan juga ukuran yang berbeda-beda. Kali ini kami akan memberikan tips memilih lampu senter yang cocok untuk kamu.

Tingkat keterangan cahaya


Sumber : Mybest

Untuk satuan tingkat cahaya biasanya menggunakan lux atau lumen. Lux merupakan alat pengukur tingkat cahaya sedangkan lumen adalah satuan dari cahaya tersebut. Walau suatu lumen dari sumber cahaya berjumlah sama, tetapi jarak yang diperoleh ketika melakukan pengukuran akan mempengaruhi tingkat kecerahan. Maksud dari hal tersebut yaitu tingkat kecerahan cahaya akan tinggi ketika dekat dan akan terlihat gelap ketika jauh. Semakin besar angka lumen yang tertera pada lux maka akan semakin terang pula cahaya yang dihasilkan. Kami sarankan untuk membeli lampu senter LED yang memiliki cahaya lebih terang dibanding lampu senter pijar dan juga tidak menguras daya baterai.

Pastikan baterai yang digunakan


Sumber : senterled

Ada dua jenis baterai yang digunakan oleh senter yaitu baterai isi ulang dan baterai sekali pakai. Lampu senter dengan baterai isi ulang memang memiliki harga yang murah tetapi daya baterainya cenderung boros. Jika kamu memilih menggunakan lampu senter dengan tipe baterai isi ulang sebaiknya sediakan baterai cadangan untuk berjaga-jaga dari segala kondisi. Tipe ini sangat cocok untuk kamu yang lebih mengandalkan kepraktisan.

Untuk senter dengan tipe baterai isi ulang cenderung memiliki harga yang lebih mahal daripada lampu senter dengan baterai sekali pakai. Selain baterai yang bisa di isi ulang dan digunakan berulang kali, tipe lampu senter ini juga memiliki daya tahan yang kuat. Perlu kamu ketahui jika baterai yang diisi ulang juga memiliki batas yang maksimal dalam penggunaan dan juga pengisian baterai, sehingga lampu senter ini tidak bisa digunakan secara terus-menerus. Tipe ini sangat cocok untuk kamu yang lebih mengandalkan kinerja baterai.

Pilihlah pencahayaan yang cocok pada situasi dan kondisi kamu


Sumber : Youtube

Semua lampu senter memiliki pancaran cahaya yang dihasilkan dan fitur yang berbeda-beda. Maka sebelum kamu membeli produk lampu senter sesuaikan dengan situasi dan kondisi kamu untuk menggunakannya. Jika kamu hanya ingin menggunakan lampu senter di rumah ketika listrik padam kamu bebas membeli lampu senter apa saja dan tidak perlu mempertimbangkan soal rentang sorot cahaya. Berbeda lagi jika kamu ingin menggunakan lampu senter untuk outdoor, kami sarankan untuk memilih lampu senter dengan rentang sorot cahaya minimal 60cm ke depan. Jika kamu ingin melihat kondisi yang ada di depanmu menggunakan lampu senter gunakan yang dilengkapi dengan fitur zoom.

Kemudahan dalam menekan tombol power dan ukuran


Sumber : TokoOnline88

Ketika berjalan di malam hari dan keadaan sedang darurat, alangkah baiknya menggunakan senter yang lebih ringan dan mudah digenggam dengan satu tangan agar lebih nyaman. Saat kamu merasa bahwa lampu senter kurang besar pilihlah lampu senter yang beratnya tidak lebih 1 kg. Tetapi jika kamu lebih memilih lampu senter yang praktis beli saja senter bertipe pen light dengan bobotnya yang ringan dan mudah dibawa kemanapun. Selain itu hal yang tidak boleh kamu lupakan adalah mengecek kemudahan menekan tombol power supaya tidak kesulitan saat menggunakanya.

0 comments:

Post a Comment