Friday, April 26, 2019

Hamil Baru 1 Minggu, Perubahan Apa Saja yang Anda Rasakan?


Gejala kehamilan pada setiap individu tentu berbeda. Ada perubahan yang terasa pada masa awal, tengah, dan akhir masa kehamilan. Beberapa ibu hamil bahkan ada yang tidak merasakan gejala kehamilan sama sekali. Kali ini, Anda akan mendapatkan informasi seputar perubahan yang biasa muncul saat kehamilan baru berusia 1 minggu. 

1. Timbulnya Flek Darah dan Pendarahan Kecil
Usia 1 minggu merupakan usia kehamilan yang sangat dini dan jarang ditemukan perubahan berarti yang disebabkan karena kehamilan. Namun, pada beberapa ibu hamil bisa ditemukan gejala yang terjadi di minggu awal kehamilan seperti timbulnya flek serta pendarahan kecil. Flek yang muncul berasal dari pengikisan sel telur yang tak dibuahi pada bulan sebelumnya.  

2. Nyeri Punggung dan Keram Perut
Pada usia 1 minggu kehamilan, Anda berisiko merasakan nyeri pada punggung bagian bawah dan keram pada perut. Gejala ini terjadi karena rahim Anda sedang bekerja mengikis sel telur yang tak dibuahi sehingga menimbulkan kontraksi. Keram yang Anda alami mungkin terasa sama dengan saat masa menstruasi Anda datang.  

3. Emosi yang Naik Turun
Hormon yang tak stabil merupakan penanda utama saat Anda tengah berbadan dua. Jadi, Anda bisa langsung merasakan emosi Anda tak stabil, bahkan saat usia kehamilan Anda masih berusia 1 minggu. Anda bisa saja menjadi sangat mudah kesal, sedih, dan bahagia atas  hal yang biasanya tak terlalu memberi efek berarti pada Anda. 

4. Payudara yang Terasa Sakit
Bentuk payudara saat hamil 1 minggu mungkin belum mengalami perubahan. Namun, payudara Anda akan menjadi lebih sensitif. Hormon kehamilan menyebabkan payudara Anda terasa penuh dan muncul nyeri saat ditekan. Gejala ini hampir sama dengan yang Anda rasakan saat menstruasi, sehingga terkadang Anda tak sadar bahwa Anda telah mengandung.  

5. Perut Anda Terasa Kembung
Jangan berharap akan terjadi perubahan langsung pada perut Anda pada kehamilan yang baru berusia 1 minggu. Anda hanya akan merasakan sedikit kembung karena hormon yang tidak stabil. Ketidakstabilan hormon ini menyebabkan produksi cairan dalam tubuh menjadi melimpah. Alhasil, Anda menjadi kembung dan berulang kali bolak-balik buang air kecil. 

6. Munculnya Jerawat
Saat hamil, organ dalam tubuh Anda mulai bekerja ekstra untuk memastikan ketercukupan nutrisi bagi Anda dan janin. Hal ini menyebabkan produksi minyak pada kulit Anda pun meningkat. Kulit berminyak membuat pori-pori Anda tersumbat. Akibatnya, jerawat pun leluasa untuk bersemi di wajah atau permukaan kulit lainnya.

Tak banyak gejala kehamilan yang bisa terlihat jelas saat usia kehamilan baru menginjak 1 minggu. Bahkan, Anda mungkin sering mengartikan gejala tersebut gejala biasa, saat menstruasi datang terlambat. Informasi terkait gejala awal kehamilan, seperti yang bisa Anda dapatkan di orami.co.id,  sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan diri Anda menyambut buah hati.

Saturday, April 20, 2019

Inilah 5 Rahasia Menghasilkan Nugget Ayam Yang Enak dan Bergizi!


Nugget ayam sebagai salah satu makanan yang digemari masyarakat luas ini terbuat dari tepung dengan bumbu-bumbuan dan pastinya potongan daging ayam. Biasanya nugget ayam ini ketika matang akan berwarna kuning keemasan.

Namun, untuk menghasilkan nugget ayam yang enak pastinya tidak asal-asalan karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini agar saat matang nanti nugget yang kita buat sesuai dengan selera yang kita inginkan.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat nugget ini adalah sebagai berikut :

1. Ayam yang digunakan
Meskipun nugget yang kita buat berbahan dasar ayam, perlu diperhatikan jika tidak semua bagian ayam bisa menghasilkan yang terbaik. Misalkan saja kulit ayam. Kulit ayam bisa saja memberikan rasa gurih pada nugget nantinya, namun tentu kita tidak boleh hanya menggunakan kulit ayam saja untuk menggantikan daging dalam membuatnya.

Hal ini karena apabila terlalu kebanyakan kulit, nugget yang dihasilkan akan keriput dan tidak terlihat menarik. Sehingga, kulit di sini perannya hanyalah pendukung dan porsinya juga perlu diperhatikan. Alangkah baiknya paha ayamlah yang digunakan karena dapat memberikan rasa yang enak dan lezat.

2. Porsi tepung
Tepung yang memberi rasa renyah pada nugget juga penting untuk diperhatikan. Hal ini karena apabila kebanyakan tepung maka bisa jadi nugget yang dihasilkan akan keras. Untuk itu perlu diatur porsi yang pas dan disesuaikan dengan jumlah daging yang akan digunakan.

3. Bumbu yang digunakan
Bumbu juga memiliki peran yang sangat penting karena yang akan memberi rasa pada nugget ayam yang kita buat. Porsi setiap bumbu juga memiliki peran tersendiri untuk menciptakan cita rasa yang enak.

Sehingga, untuk membuat nugget juga disesuaikan dengan bahan jumlah bahan yang kita buat. Jangan sampai nugget yang kita buat banyak tetapi bumbu yang akan digunakan relatif sedikit. Karena nantinya rasa nugget pun akan hambar jika kekurangan bumbu, begitupun sebaliknya. 

4. Pembuatan
Ketika memasuki bagian ini, pastikan porsi-porsi setiap bahan yang akan digunakan sudah sesuai dengan masing-masing. Jangan sampai ketika sudah dicampur ada bahan yang terlalu berlebihan. Pada saat inilah bahan-bahan akan dicampur dan diaduk dengan rata.

Setelah bahan-bahan dicampur, selanjutnya memasuki proses pengukusan. Pada saat pengukusan juga ada hal yang harus diperhatikan, yakni nyala api. Ketika nugget dikukus dengan nyala api yang relatif kecil nantinya akan menghasilkan tekstur nugget yang keras.

Begitupun sebaliknya, jika kalian berpikiran mengukus nugget dengan nyala api yang besar dengan harapan cepat matang, maka hal tersebut sangatlah keliru. Hal ini karena nyala api yang relatif besar hanya akan menjadikan nugget cenderung keriput dan mengkerut. Untuk itu, alangkah lebih baik menggunakan nyala api yang sedang agar nugget yang dihasilkan matang dengan sempurna.

5. Penyimpanan
Perlu diperhatikan, bahwa untuk menyimpan nugget sendiri memang perlu wadah yang tertutup dan disimpan di dalam kulkas atau freezer sehingga keadaannya akan selalu beku. Hal ini karena dikhawatirkan jika dalam keadaan terbuka dan tidak disimpan dalam kulkas maupun freezer akan mengundang mikroorganisme yang dapat merusak kandungan nugget itu sendiri.

Beberapa hal di atas adalah terkait membuat nugget ayam yang enak dan bergizi. Sehingga dengan memperhatikan beberapa hal tersebut diharapkan tidak hanya rasanya saja yang menggugah, namun kandungan gizi pada nugget tersebut tetap ada dan terjaga.